IONA menunjukkan kebutuhan infrastruktur AI, sebelum masalahnya muncul dengan cara yang sulit
IONA membaca apa yang terjadi di seluruh infrastruktur, model, dan pipeline, lalu menunjukkan langkah selanjutnya: VM mana yang perlu di-provision, model mana yang sesuai, apa yang bermasalah dan kenapa.
Bagaimana IONA Berpikir
Menjalankan AI di production berarti serangkaian keputusan kecil yang terus-menerus: VM mana, model mana, kenapa pipeline itu tiba-tiba macet. IONA mengambil keputusan tersebut secara real time, alih-alih semuanya harus dipikirkan dari nol setiap kali.
- 01
Memilih infrastruktur dan model yang tepat sebelum proses build dimulai
Merekomendasikan konfigurasi VM dan model yang tepat sesuai use case yang dihadapi, bukan yang sedang tren.
- 02
Menjelaskan kesehatan production tepat saat terjadi perubahan
Membaca sinyal di seluruh sistem dan menjelaskan artinya.
- 03
Menangkap model drift sebelum disadari klien
Menandai saat perilaku model yang sedang berjalan mulai bergeser.
- 04
Menemukan titik kegagalan pada pipeline yang macet
Tidak perlu membongkar seluruh proses hanya untuk menemukan satu langkah yang rusak.
- 05
Memandu proses recovery dan menutup celah keamanan
Menjelaskan apa yang masih bisa dipulihkan saat terjadi masalah, dan menandai resource yang terekspos, seperti database dengan public IP, sebelum berkembang menjadi breach.
Cara Kerjanya
Dari use case ke infrastruktur yang berjalan, dalam tiga langkah
Tidak perlu menebak ukuran VM. Tidak ada blind spot setelah live. IONA menunjukkan apa yang perlu dijalankan dan apa yang terjadi setelahnya.
Dirancang untuk Mitra AI-Solution
Use case sudah dipahami. Biarkan IONA menangani keputusan infrastruktur.
Systems integrator dan tim AI-solution menggunakan IONA agar tetap fokus pada hal yang memenangkan deal, bukan pada pemilihan GPU dan ukuran VM.
